4 Warisan Dunia Ini Terancam Punah, Kunjungi Sebelum Menghilang

Berwisata ke destinasi warisan dunia (Foto: Travelandleisure)

iNews.id – Travelling mengunjungi beberapa tempat wisata yang masuk ke dalam warisan dunia menjadi hal yang mengesankan. UNESCO setiap tahun manambahkan daftar warisan dunia. Sayangnya, tempat-tempat ini terancam punah.

Bagi Anda pencinta travelling tidak ada salahnya mengunjungi berbagai tempat menakjubkan yang masuk ke dalam daftar warisan dunia. Tempat-tempat yang telah dianggap sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO ini, nyatanya terancam punah. Padahal, tempat-tempat ini bisa menjadi objek wisata menakjubkan.

Sebut saja, beberapa tempat di Yaman yang dilanda perang. Tempat ini berada dalam daftar yang harus dilindungi. Lalu, ada Kirene di Libya, Betlehem dan Nazaret di Palestina. Kemudian, ada Liverpool di Inggris yang terancam oleh pembangunan bertingkat tinggi.

Di Indonesia, juga ada penggundulan hutan yang  mengancam hutan hujan. Hutan tersebut merupakan rumah bagi orangutan. Ingin tahu daftar warisan dunia di berbagai negara yang harus dilindungi?

Sebelum punah, sebagai pencinta travelling, Anda harus mengunjungi tempat-tempat ini. Berikut ulasannya, seperti dikutip iNews.id, melalui Travel and Leisure, Rabu (24/1/2018).

 

Rio Platano, Honduras

Rio Platano merupakan wilayah hutan terbesar di Amerika Latin di sebelah utara Amazon. Tempat ini merupakan hutan hujan lebat, lahan basah, padang rumput dan laguna pesisir. Di sana, ada masyarakat adat, petroglif, dan sejumlah hewan langka, seperti Mexican spider monkey yang terancam punah, tapir, anteater raksasa, manatee India Barat dan jaguar, dapat Anda lihat di sini. Selain itu, ada kura-kura raksasa dan lebih dari 400 spesies burung.

 

Hutan Hujan Sumatera, Indonesia

Orangutan Sumatera, saat ini sudah terancam punah. Orangutan yang dulu ada di seluruh pulau Sumatera bahkan ke Jawa, saat ini hanya tersisa sembilan populasi kecil. Lebih buruk dari itu, hanya tujuh yang tampaknya memiliki prospek kelangsungan hidup jangka panjang, dan masing-masing memiliki kurang dari 250 anggota. UNESCO berpikir, tiga taman nasional Sumatera, yaitu Gunung Leuser, Kerinci Seblat, dan Bukit Barisan Selatan memiliki potensi terbesar untuk konservasi jangka panjang. Kunjungi salah satu dari tiga taman nasional tersebut, di sana Anda dapat melihat gajah, badak dan harimau.

 

Pusat Sejarah Shakhrisyabz, Uzbekistan

Shakhrisyabz merupakan sebuah kota tua berusia 2.000 tahun yang berada di wilayah Kesh. Untuk menuju ke sana diperlukan waktu 90 menit berkendara ke selatan Samarkand. Di sini, Anda akan menemukan dinding abad pertengahan dan masjid berkubah biru, namun ada lebih banyak perpaduan gaya arsitektur daripada di Samarkand. Tempat ini berada di bawah tekanan dari pembangunan infrastruktur turis yang berlebihan.

 

Gereja Nativity, Bethlehem, Palestina

Gereja Nativity adalah tempat pertama di Palestina yang akan ditulis dalam daftar pada 2012. Di sana, Anda akan menemukan sisa-sisa gereja St Helena yang dibangun pada abad keempat, dan satu lagi di antaranya dari abad keenam (Gereja dari Kelahiran). Tempat ini merupakan kelahiran Yesus menjadikannya simbol suci bagi orang Kristen. Di sana, terdapat sebuah gua gereja pertama yang dibangun. Gua tersebut diyakini sebagai tempat kelahiran Yesus. Namun Gereja Navity saat ini terancam oleh tekanan perkotaan, pariwisata dan manajemen lalu lintas.

 

 

SUMBER : inews.id