Berikut 8 Warisan Dunia Dari Indonesia Yang Diakui UNESCO, Apa Saja ya ?

Indonesia adalah negara kepulauan yang menyimpan sejuta pesona. Apapun yang ada di Indonesia selalu menarik untuk diulik, baik itu budaya, kekayaan alam, binatang, tanaman, dan lain-lain. Tak heran apabila UNESCO menobatkan beberapa kawasan yang ada di Indonesia sebagai warisan dunia.

Suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia, dimana 8 kawasannya masuk dan terdaftar menjadi situs warisan dunia. Dilansir dari situs resmi UNESCO, Rabu (28/12), berikut 8 warisan dunia dari Indonesia.

 

1. Candi Borobudur

Tak dipungkiri candi suci agama Budha ini memang menakjubkan. Candi yang dibangun abad ke-8 dan ke-9 ini terletak di Jawa Tengah. Pada tahun 1970-an, UNESCO juga membantu proses perawatan dan pemulihan candi tersebut.

 

 

2. Candi Prambanan

 

Bukan hanya Candi Borobudur, Candi Prambanan juga masuk menjadi warisan dunia yang diakui UNESCO. Dibangun pada abad ke-10, Candi Prambanan ini merupakan sebuah kompleks candi terbesar yang didedikasikan untuk Siwa. Relief candi yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Klaten ini menggambarkan kisah Ramayana.

 

 

3. Taman Nasional Komodo

 

Taman Nasional Komodo ini memang khas dan unik, karena masih memiliki hewan purbakala. Taman Nasional ini mampu menampung sekitar 5.700 komodo. Tak heran apabila, taman nasional tersebut masuk menjadi warisan dunia.

 

 

4. Taman Nasional Ujung Kulon

 

Seperti namanya, Ujung Kulon, taman nasional ini terletak di ujung paling barat di Pulau Jawa. Tepatnya di semenanjung Ujung Kulon. Adapun hewan khas yang ada di Ujung Kulon adalah badak bercula satu.

 

 

5. Museum Purbakala Sangiran

 

Museum Purbakala Sangiran ini memang terkenal dengan kawasan yang banyak ditemukan fosil-fosil prasejarah. Sekitar tahun 1936 hingga 1941 dilakukan penggalian pertama. Kemudian berlanjut hingga sekarang. Banyak fosil seperti Meganthropus Palaeo Javanicus dan Pithecanthropus Erectus atau Homo Erectus yang terkenal di dunia, ditemukan di Sangiran. Pantaslah, kawasan ini masuk jadi warisan dunia.

 

 

6. Taman Nasional Lorentz

 

Taman Nasional Lorentz ini terletak di Papua. Luas kawasannya sebesar 2.4 juta hektar sehingga menjadi taman nasional terbesar di Asia Tenggara. Taman Nasional ini menjadi situs warisan dunia menurut UNESCO sejak tahun 1999.

 

 

7. Hutan Hujan Tropis Sumatera

 

Salah satu kawasan hutan hujan tropis di Pulau Sumatera ini masuk dalam warisan dunia versi UNESCO. Kawasan seluas 2.5 juta hektar ini melingkupi tiga taman nasional, di antaranya Taman Nasional Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan Taman Nasional Bikit Barisan Selatan. Di mana kawasan tersebut mampu menjadi rumah bagi sekitar 10.000 spesies tanaman, 200-an mamalia, ratusan jenis burung, dan 21 hewan endemik.

 

 

8. Sistem Pengairan Subak Bali

 

Sistem pengairan khas masyarakat Bali ini masuk menjadi warisan dunia dari Indonesia. Sistem pengairan yang memanfaatkan kanal dan bendungan itu terbukti mampu mengairi sawah dan kuil seluas 19.500 hektar. Subak sendiri mencerminkan konsep filosofis Tri Hita Karana dimana menyatukan dunia manusia, alam gaib atau roh, dan alam. Sistem ini dinilai egaliter dan demokratis untuk petani di Bali.

 

 

SUMBER : Brilio