Dinas Pertanian Sumut Bagi-Bagi Bibit

No comment 183 views
Buah-buahan yang dipamerkan di Unit Pelaksana Teknis Benih Induk Holtikultura (UPT BIH) Dinas Pertanian Sumut, Selasa (24/1/2017).

MEDAN – Dinas Pertanian Sumatera Utara bekerja sama dengan Ibu PKK Sumut membagikan bibit hingga ke kabupaten dan kota yang ada di Sumut. Dalam acara pemeriksaan bibit di Unit Pelaksana Teknis Benih Induk Holtikultura (UPT BIH) Dinas Pertanian, Selasa (24/1/2017), Plt Kepala Dinas Pertanian Sumut, M. Azhar Harahap mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan benih buah buahan yang dikembangkan.

Rencananya, bibit buah-buahan ini akan dibagikan langsung ke kabupaten dan kota yang tersebar di seluruh Sumatera Utara. Hal ini bagian dari pengembangan daerah sentra produksi.

“Kegiatan bentuk kepedulian Ibu-ibu PKK dalam mengembangkan tanaman pekarangan. Saat ini kita fokus pada buah-buahan,” ujarnya.

Diterangkannya, Dinas Pertanian dan Ibu PKK Sumut, akan membagikan bibit buah mangga, jambu, manggis, duku, rambutan, dan lainnya.

“Kita akan bagikan pada masyarakat seluruh kabupaten kota. Ada 8000 bibit buah perjenis. Nah, ini ada sembilan jenis. Tahap pertama, kita lihat dulu kabupatennya, apa  kebutuhannya, setelah itu langsung diberikan,” ungkapnya.

Untuk pengembangan daerah sentra produksi, lanjut Azhar, pihaknya membangun sentra produksi Jeruk di tiga tempat. Yakni, Kabupaten Karo, Kota Sipirok, dan Kabupaten Madina.

Sedangkan untuk buah Durian, akan dikembangkan di Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Dairi.

“Jadi terbagi memang, kalau sentra mangga, itu di Kabupaten Padang Lawas Utara. Nah, rambutan di Kota Binjai dan di beberapa daerah lainnya,” jelasnya.

Untuk tanamam cabai merah, Azhar menuturkan, pihaknya fokus pada 13 daerah sentra produksi, Di antaranya, Kabupaten Simalungun, Karo, Langkat, Batubara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan beberapa kabupaten lainnya.

Ditambahkannya, Dinas Pertanian sudah membagikan caabai sebanyak 100 ribu bibit, di empat daerah. Yakni Kabupaten Karo sebanyak 25 ribu bibit, Kabupaten Tapanuki Utara sebanyam 25 ribu bibit, Kota Sipirok 25 ribu bibit dan Kota Medan sebanyak 25 ribu bibit.

“Diharapkan pengembangan kegiatan ini, dengan tersedianya tanaman di setiap rumah tangga, dan berbagai daerah sentra produksk. Semoga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga, kita harapkan ini dapat berjalan secara kontinuitas dan pengembangan buah di lekarangan, bisa membangun sentra produksi buah-buahan,” pungkasnya.

 

SUMBER : TribunNews