Drone Permudah Upaya Menjaga Kawasan Hutan

No comment 382 views
LCN/Bim Harahap

Padang Sidempuan – Pusat Keteknikan Kehutanan dan Lingkungan,  Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerjasama dengan Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera mengadakan pelatihan pemetaan wilayah menggunakann teknologi pesawat tanpa awak (Drone).

Pelatihan ini digelar di Hotel Mega Permata Padang Sidimpuan dan kawasan Barumun Nagari wildlife Sanctuary di Kabupaten Padang Lawas Utara berlangsung sejak 9 hingga 14 Januari 2017.

 

Kegiatan pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Pusat Keteknikan Kehutanan dan Lingkungan, Indra Exploitasia dan didampingi Direktur TFCA Sumatera,Samedi. Dalam sambutannya, Indra mengatakan,  pemanfaatan teknologi Drone mempermudah upaya pemetaan dan pemantauan kawasan. Untuk itu, Indra berharap melalui kegiatan training ini peserta mendapat pemahaman lebih baik tentang drone serta pemanfaatannya di masing-masing kawasan hutan.

 

“Tentunya kami berharap kegiatan ini menghasilkan output yang baik, ada peningkatakan pemahaman bagaimana menggunakan Drone secara efektif dalam lingkungan kerja masing-masing.” Ujarnya

 

LCN/Bim Harahap

Selain itu, Kepala Pustek LHK ini juga meminta agar dalam training ini juga dihasilkan satu draft sebagai masukan untuk rumusan penggunaan drone dari sisi regulasi atau peraturan. Sehingga penggunaan drone tidak berbenturan dengan regulasi lain seperti dengan pihak perhubungan udara.

 

Sementara itu, Direktur TFCA Sumatera, Samedi mengungkapkan pihaknya memiliki komitmen membantu setiap upaya konservasi dan akan terus mengintensifkan kerjasama dengan banyak pihak. Terutama dengan pemerintah sehingga program-program bisa dapat sejalan dan memberi dampak yang lebih luas.

LCN/Bim Harahap

Kegiatan ini sendiri diikuti oleh peserta dari TFCA Sumatera, Pustek LHK, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Taman Nasional Batang Gadis, Leuser Conservation Partnership (LCP) selaku Fasitaror Wilayah Utara TFCA Sumatera dan mitra TFCA Sumatera di Sumatera Utara dan Aceh diantaranya Yayasan Leuser International (YLI), YOSL-OIC, Sumatera Rainforest Institute (SRI), Haka dan Konsorsium Barumun.

 

LCN/Bim Harahap

 

Dalam Training ini Pustek LHK dan TFCA Sumatera menghadirkan pelatih dari SOCP, Graham dan Dave. Kedua pelatih yang telah berpengalaman dalam melakukan pemetaan wilayah dengan menggunakan teknologi Drone khususnya mengunakan jenis Drone Fixed Wing. Graham dan Dave juga memandu peserta pelatihan untuk melakukan uji penerbangan di kawasan Barumun Nagari Wildlife Sanctuary.

 

LCN/Bim Harahap

 

Graham dan Dave juga memaparkan secara rinci proses pemetaan wilayah hingga pengolahan data yang didapatkan dari drone. Sehingga setiap peserta memahami lebih rinci proses dan tahapan pemetaan mulai dari perencanaan penerbangan sampai menggunakan berbagai aplikasi pengolahan data drone tersebut. (LCN/BIM)