Ini 10 Fakta Menarik tentang Burung Hantu

No comment 23 views

 


Burung Hantu menjadi salah satu satwa yang populer sejak lama. Satwa ini seringkali dikaitkan dengan berbagai mitos dan dunia magis, termasuk yang dipopulerkan oleh film box office Harry potter, sebagai makhluk pengantar surat di dunia para penyihir. Di Inggris, memang burung hantu adalah satwa yang kemunculannya kerap kali dianggap membawa keberuntungan.

Tetapi berbeda di beberapa tempat di Indonesia, adayang berpendapat bahwa kemunculan burung hantu erat kaitannya dengan kematian atau kemalangan. Mendengar namanya saja sudah bisa dirasakan aura berbeda.

Berikut ini adalah beberapa fakta menarik burung yang makin langka ini.

burung hantu berenang Sumber : boredpanda.com

 

1. Burung ini bisa berenang

Fotografer Steve Spitzer berhasil mengambil video di Pantai Loyola Park, Chicago, Amerika, saat burung hantu tanduk besar yang berenang di seberang danau. Burung ini menghindar dari serangan dua elang pemangsa dengan masuk ke dalam air.

 

Salah satu jenis burung hantu yang dibawa pemiliknya saat acara hari bebas kendaraan di Surabaya. Foto : Petrus Riski/Mongabay Indonesia

 

2. Tak semua burung hantu aktif di malam hari

Burung hantu terkenal dengan gaya hidup nokturnal (aktif di malam hari), tetapi ternyata ada yang tidak.

Beberapa burung hantu ada yang berperilaku diurnal, artinya mereka berburu di siang hari, seperti burung hantu abu-abu besar (Strix nebulosa), burung hantu elang utara (Surnia ulula) dan burung hantu kerdil utara (Glaucidium gnoma).

Mungkin burung hantu jenis itu merupakan pemburu siang hari karena mangsa pilihannya, seperti burung penyanyi atau mamalia kecil yang juga berperilaku diurnal. Selain itu, burung hantu adalah kerabat dekat dengan elang, yang merupakan burung diurnal.

 

Burung hantu bisa memutar leher sampai 270 derajat. Foto : listverse.com

 

3. Leher yang luar biasa

Burung hantu memiliki 14 bagian vertebra leher, 2x lipat lebih banyak dari milik manusia. Anatomi unik ini membantu burung hantu memutar kepala mereka hingga 270 derajat.

Burung hantu bisa melakukan hal itu karena tulang belakang mereka memiliki lubang yang berukuran sekitar 10 kali ukuran pembuluh darah pembawa hewan. Dengan begitu, banyak ruang gerak, arteri dapat dengan mudah melewati lubang vertebra saat burung hantu itu menoleh.

Kemampuan ini adalah kunci untuk kelangsungan hidup burung: Burung hantu tidak dapat dengan mudah menggerakkan mata mereka, jadi mereka perlu kemampuan memutar leher yang hebat.

 

Burung Hantu jenis Ornimegalonyx sp. Foto : Roman Yevseyev/Alchetron.com

 

4. Jenis Burung Hantu terbesar sudah punah

Burung hantu terbesar yang tercatat adalah burung hantu raksasa dari Kuba (Ornimegalonyx) yang telah punah.

Para ahli tidak yakin apakah burung hantu setinggi 1,1 meter itu bisa terbang. Namun kakinya yang kuat dan panjang menunjukkan bahwa itu adalah pelari yang kuat dan cepat. Dan jika satwa ini bisa terbang atau meluncur di udara, itu akan menjadi salah satu burung penerbangan terbesar yang pernah dikenal di dunia satwa.

Periset telah menemukan Ornimegalonyx yang tersisa di gua-gua Kuba, biasanya dikelilingi oleh sisa-sisa mangsa burung, termasuk sloth dan hewan pengerat yang sudah punah yang dikenal sebagai hutias.

 

Burung Hantu dari kawasan Timur Tengah. Foto : sutterstock/livescience

 

5. Burung Hantu membantu mendamaikan Timur Tengah

Burung hantu Barn (Tyto alba) membawa perdamaian ke Timur Tengah, atau setidaknya mereka mempertemukan para ilmuwan dan petani di kedua belah pihak yang berseteru untuk berbicara dan bekerja sama satu sama lain.

Burung ini adalah pemangsa dan penangkap tikus bintang danvole (sejenis tikus tapi lebih gemuk), yang mendorong petani di Israel, Yordania dan wilayah Palestina untuk bekerjasama memasang kotak-kotak untuk burung hantu bisa bersarang.

Sepasang burung hantu bisa memakan hingga 6.000 tikus per tahun, yang berarti bahwa petani tidak perlu menggunakan sebanyak mungkin racun pestisida untuk melindungi tanaman mereka. Kolaborasi masih terus berlanjut, dan sebuah program percontohan antara Israel dan Siprus sudah mulai berjalan.

 

Burung Hantu memiliki mata palsu untuk mengelabui predatornya. Foto : Michael Durham/minden pictures/newscom/lifescience

 

6. Punya Mata Palsu untuk Kamuflase

Burung hantu kerdil utara memiliki mata kuning cerah di wajahnya dan bulu berwarna hitam di bagian belakang kepalanya yang terlihat menyeramkan.

Bintik “mata” ini mungkin memperlambat atau menghalangi predator yang datang dari belakang. Predator tidak suka menyerang jika mangsa mereka melihat mereka, dan bintik mata bisa memperlambatnya.

Ingat, burung hantu kerdil utara aktif pada siang hari, jadi pemangsa akan bisa melihat matanya tanpa peduli ke arah mana mereka mendekati burung hantu kecil ini.

 

Burung hantu bulunya tidak tahan air (waterproof) tetapi bisa menyerap banyak air. Foto : shutterstock/lifescience

 

7. Bulu-bulunya tidak waterproof

Sangat jarang kita melihat burung hantu berburu di tengah hujan. Burung hantu punya bulu bulu yang halus yang memungkinkan mereka berburu secara diam-diam. Namun bulu2 halus mereka menyerap banyak air.

 

8. Mereka Tak Membangun Sarang

Burung hantu adalah pencuri sarang yang lihai. Mereka tidak membangun rumah sendiri, melainkan menggunakan sarang atau rongga pohon yang ditinggalkan burung-burung lain, seperti burung pelatuk berpori atau flicker utara.

 

burung hantu memiliki cakar zygodaktil, yaitu dua jari yang berlawanan. Foto : shutterstock/lifescience

 

9. Jari jari kakinya berlawanan

Burung hantu memiliki cakar zygodaktil, yang berarti mereka memiliki dua jari yang berlawanan.

Dua cakar mengarah ke depan, dan dua cakar ke belakang. Jika menangkap mangsa, cakar-cakar seperti ini akan mampu menggenggam mangsanya dengan kuat.

 

10. Burung ini mampu terbang jarak jauh

Burung hantu salju (Bubo scandiacus) biasanya tinggal di kawasan Kutub Utara, tapi sering sekali burung-burung ini terbang jauh ke selatan.

Pada 2013-2014, burung ini terbang jauh sekali ke selatan, hingga ke Florida dan Bermuda. Burung ini juga pernah terbang dari kawasan kutub hingga 4,800 km ke selatan dan mendarat diBandara Internasional Honolulu, Hawai. Sayangnya, para pejabat bandara menembak mereka karena takut menganggu lalu lintas udara.

 

sumber :

3. Mongabay.co.id