Kondisi Tapir Ditemukan Warga Semakin Membaik

Tapir Sumatera, Foto : Tribun

Medan – Tapir, satwa liar yang ditemukan di kawasan pemukiman warga Kampung Kristen, Kecamatan Kotapinang, Labuhanbatu Selatan (Labusel) pada Desember lalu, kondisinya kini semakin membaik setelah direhabilitasi di Barumun Nagari Wildlife Sanctuary (BNWS).

Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Kotapinang, Balai Besar KSDA Sumatera Utara Darmawan mengatakan, tapir tersebut ditemukan warga pada 18 Desember 2017 kemudian dievakuasi untuk direhabilitasi di BNWS. Hingga kini, tapir tersebut masih dalam perawatan dan menunjukkan perkembangan menggembirakan.

“Tapir terus dalam perawatan di BNWS. Kondisinya sudah semakin sehat. Hanya saja kuku kaki bagian belakangnya belum tumbuh dengan sempurna. Tapirnya dirawat di kandang seluas 6×10 meter dan diberi makanan ubi jalar, daun kangkung dan kadang gula merah sebagai tambahan nutrisi,” ungkapnya kepada MedanBisnis melalui telepon, Kamis (8/2).

Dia menjelaskan, saat dievakuasi, jika dilihat kondisi sekelilingnya dari tutupan lahan sekitar lokasi sudah tidak terdapat lagi tutupan hutan akan tetapi berupa kebun karet dan sawit. Kemungkinan besar, kata dia, tapir tersebut berasal dari kebun karet. Ini diperkuat dari informasi warga yang pernah melihat satwa tapir ini di perkebunan.

Menurutnya, untuk wilayah Labusel baru sekali ini kejadian Tapir masuk pemukiman. Tapir masuk ke pemukiman pernah terjadi sebelumnya pada Agustus 2016 di Lansekap Batang Gadis, Madina dan waktu itu langsung dilepasliarkan kembali atas rekomendasi dokter hewan.

“Berdasarkan informasi dari warga sebelum kejadian ini pernah melihat 3 ekor tapir di perkebunan. Jadi kemungkinan masih ada tapir di wilayah tersebut,” katanya.

Dia menambahkan, melihat kondisi kawasan berupa perkebunan, ancaman satwa ini sangat besar karena habitatnya di hutan. Sementara tempat ditemukannya tapir tersebut jauh dari hutan. “Hutan di sekitar situ ada Suaka Margasatwa Barumun, kawasan hutan konservasi,” jelasnya.

Dia menuturkan, hingga kini belum pernah dilakukan penelitian terkait tapir. Informasi masih adanya tapir di sekitar lokasi dimaksud masih perlu dibuktikan terlebih dahulu. (dewantoro)

SUMBER : Medan Bisnis