Korban Banjir Bandang Aceh Masih Bertahan di Pengungsian

Satu unit alat berat membersihkan material longsor yang menutupi jalan di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, 13 April 2017. (Antara/Khairul Arbi)

 


Kutacane – Warga lima desa di Kecamatan Lawe Sigala Gala, Kabupaten Aceh Tenggara, menjadi korban banjir bandang pada Selasa (11/14), hingga kini masih bertahan di tempat pengungsian.

“Rumah saya hancur, karena terendam lumpur. Kami sudah tidak punya apa-apa lagi. Tinggal baju ini yang masih menempel,” ujar Maria boru Simanjuntak (45), di posko pengungsian di Desa Lawe Tua, Lawe Sigala Gala, Kamis (13/4).

Dirinya mengaku, tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga, selain keluarganya karena banjir bandang yang membawa material dari pengunugan begitu cepat terjadi.

Ia bersama suami dan kedua anaknya langsung menyelamatkan diri, sewaktu melihat rumah suara gemuruh dari pengunungan setempat dan dikuti peristiwa banjir.

Posko pengungsian Desa Lawe Tua menampung lima desa seperti Lawe Sigala Barat, Kayu Mbelin, Lawe Tua Persatuan, Lawe Tua Gabungan, dan Lawe Sigala Timur dengan jumlah lebih dari 350 kepala keluarga.

“Saat suara gemuruh terjadi, hujan turun dengan deras secara terus menerus. Kami sekeluarag ketakutan, dan mencoba menyelamatkan diri,” terangnya.

Rajagukguk (51), pengungsi lainnya mengatakan, pihaknya sangat berharap bantuan dari pemerintah berupa sarana kebutuhan hidup, termasuk membantu membangun rumahnya yang rusak parah.

Banjir bandang di Aceh Tenggara kali ini membawa material dari atas pengunugan setempat seperti kayu gelondongan, bebatuan, pasir, dan lumpur.

“Kami membutuhkan pakaian yang pantas untuk di pakai. Semua barang-barang tidak bisa diselamatkan akibat terendam lumpur setinggi satu meter lebih,” tuturnya.

Wilayah Aceh Tenggara memiliki 16 kecamatan dengan 385 desa, dan 282 desa diantaranya berada di lembah dan 103 desa terletak di lereng pengunungan.

Kabupaten di Provinsi Aceh ini, merupakan daerah pegunungan dengan ketinggian 25 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut, dan dikelilingi oleh Taman Nasional Gunung Leuser dan Bukit Barisan.

 

 

SUMBER : Beritasatu.com