Olimpiade Lingkungan Hidup di Semarakkan Ratusan Siswa

(Medan) – Usai menyelesaikan Olimpiade Lingkungan Hidup di Auditorium Unimed, Medan, sejumlah siswa tingkat SD mendapat pencerahan. Mereka diajarkan untuk tidak lagi membuang sampah secara sembarangan.

Siswi kelas enam SD Carnegie Medan, Jesslyn, mengaku suka dengan kegiatan olimpiade ini. Ia berjanji akan selalu membuang sampah pada tempatnya, dan melaksanakan piket di sekolahnya dengan baik.

“Saya merasa senang. Banyak bertambah pengetahuan saya tentang lingkungan,” katanya, Kamis (29/9).

Sementara siswa SMA Negeri 1 Medan, Russel, juga mengaku mendapatkan ilmu tentang lingkungan dalam kegiatan ini. “Saya akan menyebarkan kepedulian terhadap lingkungan ini kepada teman-teman. Kita juga harus cinta pada hewan langka,” ucapnya.

Russel mengaku, selama ini ia dan teman-temannya mengelola limbah plastik di sekolah. Mereka membuat mobil-mobilan dan kincir-kinciran dari limbah botol minuman kemasan.

“Pengetahuan tentang lingkungan bertambah lewat olimpiade ini,” sambungnya.

Olimpiade Lingkungan Hidup se-Sumut ini merupakan yang ketujuh kalinya dilaksanakan. Pertama dimulai pada tahun 2009 lalu.

Ketua Panitia, Dr. Mufti Sudibyo, M.Si. mengatakan, antusias peserta tinggi. Tak tanggung, 871 peserta mengikuti olimpiade ini. Mereka datang dari 13 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.

Para peserta terdiri dari pelajar SD/sederajat hingga SMA/sederajat. Beberapa sekolah telah mengirimkan pesertanya untuk yang kesekian kali.

“Kami berasumsi, sekolah-sekolah yang telah mengirimkan pesertanya berulang kali, telah memiliki tingkat kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan yang tinggi,” kata Mufti.

Tak heran, Guru SD Negeri 12 Hariara Pintu, Kecamatan Hariara, Kabupaten Samosir, Hombing membawa tujuh muridnya mengikuti olimpiade ini. Di sekolah, mereka telah mengampanyekan murid-muridnya untuk peduli terhadap lingkungan, seperti menanam pohon dan membuang sampah pada tempatnya.

 

SUMBER : Analisadaily.com