Teater O Ikut Kampanye Konservasi di AKSIS 2017

Foto/Rilis

Tropical Forest Conservation Action Sumatera (TFCA) Sumatera, merangkul Tetaer O USU untuk mengkampanyekan peduli hutan tropis dan satwa langka terancam punah. Terobosan ini dilakukan TFCA Sumatera pada saat Expo Aksi Konservasi Hutan Suamatera (Aksis) 2017 yang berlangsung selama 3 hari di Lapangan Merdeka Medan.

Menurut Panji, Sutradara Pengadilan Rimba, Teater O USU mencoba memberi sindiran kepada pembalak liar dan pemburu satwa langka yang terancam punah.

“Kami sebagai generasi muda juga bertanggung jawab melakukan kampanye peduli lingkungan, kami tampilkan Pengadilan Rimba,” ujar sutradara pengadilan Rimba Panji Sirait.

Panji mengakui tidak mudah memasukkan isu konservasi ke dalam naskah Pengadilan Rimba, apalagi karakternya dibalik, manusia memerankan empat satwa langka terancam punah.

“Perlu riset dan diskusi mendalam, karena kami tidak ingin salah dalam mengartikan fakta dan peristiwa yang ada, intinya mengajak orang-orang tergerak peduli dengan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Menurut salah seorang penonton, Kehadiran Teater O USU di panggung membuka peluang anak muda untuk paham dengan isu konservasi lewat cara unik. “Yah selama ini kami ini mengira isu lingkungan itu berat sekali, rumit, lewat teater ini kami melihatnya lebih sederhana untuk dipahami, lebih ringan dan menarik, intinya kita kritik tapi kita berbuat, itu saya rasa pesan dari TO,” ujar Irma salah seorang pengunjung.

Kegiatan Expo Aksis TFCA Sumatera 2017 ini berlangsung sampai Rabu, 22 November 2017. Beragam produk dan informasi unggulan mitra-mitra TFCA Sumatera mulai dari Banda Aceh hingga Lampung dipamerkan selama 3 hari.
Selain itu ada juga pameran foto dan fotoboth bagi para pengunjung yang ingin berswafoto di dekat 4 ikon satwa kharismatik Harimau, Badak, Orangutan dan Gajah Sumatera.[rgu]

 

 

SUMBER : rmolsumut.com