Ayo ! Lindungi Laut Melalui Aplikasi Android

Pemandangan bawah laut di Raja Ampat, Papua Barat.

JAKARTA – Raja Ampat, Karimunjawa, dan Wakatobi hanya segelintir kawasan konservasi bahari di Indonesia. Perairan Nusantara memegang peranan penting, terutama untuk kelangsungan sumber daya dan ekosistem yang lebih luas lagi. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi semua orang untuk ikut melindungi perairan Nusantara.

Kini, para pengguna Android dan iOS bisa mengenal dan ikut mengawasi keberlangsungan kawasan konservasi bahari Indonesia lewat aplikasi “Marine Buddies”. Aplikasi ini dihadirkan oleh World Wildlife Fund (WWF) Indonesia sebagai bagian dari kampanye bertajuk #TemanTamanLaut.

“Aplikasi ini dikembangkan sebagai upaya melibatkan publik dalam mengawasi pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam,” tutur Plt CEO WWF Indonesia, Benja Victor Mambai dalam rilis yang diterima KompasTravel, Kamis (2/3/2017).

Menggunakan aplikasi Marine Buddies, kita bisa terlibat dan berkontribusi langsung dengan menilai kondisi suatu kawasan. Mengawasi pengelolaan kawasan konservasi bahari, serta melaporkan aktivitas bahari yang tidak bertanggung jawab.

 

 Penyelam menikmati keindahan bawah laut di Pantai Waha, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Jumat (24/6/2016). Foto KOMPAS/HERU SRI KUMORO

 


“Kontribusi masyarakat melalui penilaian ini diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian lingkungan hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mewujudkan pengelolaan kawasan yang efektif dan bermanfaat,” tambah Benja.

Beberapa figur publik ikut mendukung penggunaan aplikasi Marine Buddies. Antara lain Ramon Tungka, Nadine Chandrawinata, Trinity, dan Devina Mahendriyani.

“Sebagai wisatawan, publik dapat membantu mengawasi kondisi kawasan konservasi bahari dan melaporkan aktivitas yang  tidak bertanggung jawab. Tentunya juga sambil melakukan aktivitas bahari yang ramah lingkungan,” tutur Ramon Tungka.

Melalui kampanye bertajuk #TemanTamanLaut, WWF Indonesia mengajak masyarakat untuk memuai dengan tiga langkah sederhana yaitu mengenali kawasan konservasi bahari di Indonesia; mengunjungi dan mendukung penerapan praktik aktivitas bahari yang bertanggung jawab; serta mengawasi pengelolaan kawasan konservasi bahari dan melaporkan aktivitas bahari yang tidak bertanggung jawab.

READ  Hakim Tolak Gugatan Rakyat Aceh Lindungi Kawasan Ekosistem Leuser

 

 

 

SUMBER : KOMPAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *