BBKSDA Kejar Pelaku Perdagangan Hewan Dilindungi yang Bunuh Harimau

Harimau yang dibunuh dengan cara dibacok dan ditombak oleh warga Dusun Kuala Indah, Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Usai dibunuh, organ tubuh harimau diambil, Jumat (26/5/2017)

MEDAN – Pembantaian keji terhadap seekor harimau sakit di Dusun Kuala Indah, Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara menjadi perhatian serius Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara.

Ada indikasi, pelaku pembantaian harimau melibatkan oknum penjual hewan langka.

“Indikasi perdagangan hewan langka di lokasi pembunuhan harimau memang ada. Untuk itu, kami bersama tim akan mendalami ini dan mencari para terduga pelaku penjual hewan langka tersebut,” kata Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) BBKSDA Wilayah I Sumatera Utara, Muchtar Amin Ahmadi di kantornya Jl SM Raja Medan, Jumat (36/5/2017) sore.

Muchtar mengatakan, adapun yang menguatkan indikasi keterlibatan mafia penjual hewan langka yakni hilangnya sebagian organ tubuh harimau yang dihabisi itu.

Adapun bagian tubuh yang diambil kulit kepala, kemaluan, kumis dan ujung ekor.

“Kasus ini akan didalami oleh tim Gakum (Penegak Hukum) KSDA yang bertugas di lapangan. Akan kami cari tahu lebih lanjut fakta sebenarnya terkait kejadian ini,” ungkap Muchtar.

Sebelum dibantai dengan tombak dan parang, harimau jantan itu ternyata pernah dijerat oleh warga.

Itu dibuktikan dengan tanda luka di kakinya.

“Jadi, hewan ini sudah lama sakit. Ada dugaan, karena ia sakit dan tidak gesit lagi saat mencari makan di hutan, harimau malang ini memasuki perkampungan,” ungkap Muchtar.

Berdasarkan laporan warga, sebelum dibunuh, harimau ini memangsa ternak berupa bebek dan ayam. Bahkan, harimau kerap datang ke rumah-rumah warga hanya untuk mencari makan.

READ  PFI Medan dan Sejumlah Lembaga Penggiat Lingkungan Hidup Gelar Pameran dan Diskusi Foto

 

 

 

SUMBER : TRIBUNNEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enable Notifications    Ok No thanks