Hanya 10% Konservasi Terumbu Karang Indonesia yang Dikelola dengan Baik

Ilustrasi Berenang Lihat Terumbu Karang (foto: Shutterstock)

 


SUDAH bukan rahasia umum lagi jika Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Sebab itu, Indonesia kaya dengan hasil laut dan juga wisata bahari nan memukau.

Sebanyak 165 kawasan konservasi pun sudah dicanangkan pemerintah untuk menjaga keindahan ekosistem laut. Namun, sayangnya baik pemerintah setempat mau pun di daerah masih kurang sadar untuk betul-betul melindungi kawasan konservasi laut mereka.

“Dari 165 koservasi hanya 10 persen yang dikelola dengan baik. Maksudnya, melakukan pengawasan rutin, pengelola dan melindunginya dengan baik,” jelas Dewi Satriani sebagai Campaign dan Mobilzation Manager, WWF Indonesia.

Selain itu, Dewi melihat kawasan konservasi masih sangat kurang dijaga, bahkan di antaranya seperti Wakatobi dan Karimun Jawa masih banyak ditemukan sampah. Ini menjadi polusi air yang akan merusak terumbu karang semakin hari.

“Sampah masih banyak di kawasan konservasi, dan ada kelalaian beberapa diver yang menyelam di kawasan terlarang padahal itu untuk membuat terumbu karang tetap dilestarikan,” jelasnya.

Setiap konservasi bertugas untuk merawat terumbu karang agar tetap sehat, dan hidup. Dengan begitu, Indonesia akan semakin kaya dengan biota laut, dan memiliki ragam spesies langka terumbu karang.

Sebab itu, Anda harus menyadarkan diri sendiri ketika berwisata. Lestarikan juga terumbu karang, jangan mengaku cinta Indonesia jika belum bisa menjaga lingkungan laut dengan baik.

 

 

 

SUMBER : Okezone.com

READ  Titik Panas dan Kebakaran Hutan Mulai Menyebar di Kalteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *