Kondisi Hutan Rawa Tripa Memprihatinkan

Hutan Rawa Gambut TRIPA (sumber:Mongabay)

Banda Aceh – Sekretaris Forum Orangutan Aceh (FORA) Idir Ali menyatakan, kawasan hutan Rawa Gambut Tripa saat ini semakin memprihatinkan.

Kawasan yang berada di pantai barat Pulau Sumatera dengan luas 61.803 hektar itu marak perambahan.

Selain itu, hutan gambut rusak, dan rawan kebakaran. Populasi orangutan dan spesies lainnya terus berkurang akibat habitatnya terus terancam dengan berbagai aktivitas illegal yang ada di dalam kawasan.

“Secara administratif, 60% luas Rawa Tripa berada di Kabupaten Nagan Raya, dan Aceh Barat Daya,” kata Idir pada acar focus group discussion dan buka bersama yang digelar FORA, di Hotel Kuala Radja, Banda Aceh, Selasa (20/6).
Diskusi membahas tentang kawasan lindung gambut Rawa Tripa dengan tema “Habitat Reuleoh Populasi Gadeoh (Mencari bentuk dan format pengelolaan kawasan gambut Rawa Tripa”.

Idir mengatakan, wilayah tersebut berada dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Staretgis Nasional (KSN) untuk pelestarian lingkungan hidup.

Rawa Tripa juga terkenal dengan kekayaan ekosistemnya, di antaranya banyak satwa langka yang berada di dalamnya, seperti Orangutan Sumatera, harimau Sumatera, buaya muara, burung rangkong, beruang madu dan lain-lain.
Menurut dia, saat ini kondisi kawasan lindung gambut Rawa Tripa semakin memprihatinkan. Untuk itu, Forum Orangutan Aceh memintah pemerintah untuk mengeluarkan rekomendasi bersama tentang upaya-upaya penyelamatan Rawa Tripa.

Kemudian, 11.359 Ha yang ditetapkan Pemerintah Aceh sebagai kawasan lindung gambut Rawa Tripa harus ditingkatkan menjadi kawasan konservasi, dan perlu dibentuk task force sebagai cikal bakal pembentukan kelembagaan pengelola di Kawasan Rawa Tripa.

Selanjutnya, diperlukan penguatan kapasitas lembaga pengelola kehutanan di Rawa Tripa serta peningkatan koordinasi dengan lembaga penegak hukum, dan perlu dijabarkan juga Rencana Pengelolaan dan Perlindungan Ekosistem Gambut (RPPEG) Aceh ke dalam RPJM Aceh 2017-2022. (dedi irawan)

 

 

 

SUMBER : Medanbisnisdaily.com

READ  Irwandi Diharap Kunjungi Manggamat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enable Notifications    Ok No thanks