Menguatkan Komitmen Pelestarian Gajah Sumatera

Gajah dan anaknya. Foto ilustrasi: IST

 


Populasi gajah Sumatera di Provinsi Bengkulu diwartakan kini hanya tersisa sekitar 50 ekor. Memaknai peringatan Hari Gajah Sedunia 2020, sudah selayaknya ada langkah konkret pelestarian gaja Sumatera ini.

Peringatan Hari Gajah Sedunia harus dijadikan momentum penguatan komitmen para pihak melestarikan satwa langka gajah Sumatera. Upaya menyelamatkan kawanan gajah Sumatera berarti juga menyelamatkan fungsi ekologis habitatnya.

Maka, harmonisasi antara gajah dengan manusia juga perlu menjadi penekanan pendekatan program pelestarian gajah. Syukurlah, yang kami dapatkan informasi, sudah ada program untuk menjadikan kawasan Bentang Seblat di Provinsi Bengkulu_sebagai Kawasan Ekosistem Esensial (KEE).

Program itu membuka harapan baru upaya pelestarian gajah Sumatera di daerah itu yang populasinya kini tersisa sekitar 50 ekor. Mesti dikawal oleh pemangku kepentingan bahwa program ini benar-benar sebagai upaya untuk memastikan habitat gajah dapat kembali bersatu dengan adanya integrasi pengelolaan landscape sebagai satu kesatuan.

Apalagi Program KEE Seblat itu menyasar dua hal penting, yaitu menyelamatkan kawanan gajah tersisa yang jumlahnya tidak lebih dari 50 ekor, dan menyelamatkan habitat yang terus menyempit. Upaya pelestarian gajah melalui program pembangunan KEE Koridor Gajah yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 ini, yang mencakup dua wilayah di Provinsi Bengkulu yaitu Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko, mesti terus dijalankan. Berfungsinya koridor gajah diharapkan dapat memberikan ruang gerak gajah secara luas dan migrasi.

Dengan demikian bisa tercipta pertukaran genetik antarpopulasi serta memberi peluang reklonisasi habitat yang populasi lokalnya telah punah. KEE didesain untuk menyatukan habitat gajah yang selama ini terpisah-pisah dan tidak ada jalur penghubung. Kondisi ini membuat antar kelompok gajah terkotak-kotak yang mengancam populasi dan masa depan gajah. Jangan sampai anak-cucu kita hanya akan mendengar cerita bahwa gajah pernah ada di bentang Seblat atau di Indonesia.

READ  Populasi Orangutan di Sumatera Terancam

 

 

 

SUMBER : INVESTOR DAILY