Pembuangan Sampah yang Semakin Hari Semakin Parah di Danau Toba

sampah-membeludak-di-danau-toba_20160221_115511

Foto : Ilustrasi

 

TRIBUN-MEDAN.com, PARAPAT – Problem sampah yang mengotori pinggiran Danau Toba kian hari kian mengkhawatirkan. Ragam sampah hasil limbah rumah tangga dan pabrik, termasuk plastik-plastik tampak menjubeli pemandangan di sepanjang bibir danau vulkanik ini. Seperti yang terlihat pada pantauan www.tribun-medan.com, Minggu (21/2/2016).

Problem sampah bertumpuk dan merusak keindahan Danau Toba ini patut mendapat perhatian serius. Apalagi, pada momen Hari Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari 2016.

Sampah-sampah yang berserakan ini bukan hanya berasal dari rumah tangga-rumah tangga tetapi juga dari hotel-hotel yang berdiri di tepi Danau Toba. Bahkan beberapa hotel pembuangan limbah hotel langsung diarahkan ke Danau Toba.

Roy Fertiro Sirait, warga Parapat menuruturkan bahwa sampah-sampah ini sudah lama menjadi persoalan di daerah Parapat.

“Ini masalah klasik di daerah wisata ini, dari sejak saya kecil nyampah sembarangan ini sudah menjadi kebiasaan,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa untuk memperbaiki Danu Toba yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah merevolisi mental masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Toba.

“Masalah sampah ini pelajaran buat pemerintah, karena sebanyak apapun anggaran dan pembangunan di Parapat ini, kalau tidak bisa mengubah mental masyarakat Parapat, tidak ada gunannya,” katanya.

(cr7/tribun-medan.com)

READ  Akomodir Kearifan Masyarakat Menjaga Hutan Bakal Perluas Kawasan Konservasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enable Notifications    Ok No thanks